Warung burjo di jogja


Warung burjo...
Hm.. Asal kata dari 'bubur kacang ijo'. Awalnya memang dikenal sebagai penjual bubur kacang ijo ala Jawa Barat sana.

Seiring perkembangan ekonomi dan politik Indonesia, warung burjo berkembang ntk memenuhi kebutuhan mahasiswa dgn menjual makanan sederhana seperti nasi telor, nasi sarden bahkan nasi goreng. Sampai komoditi bubur kacang ijo pun mulai berkurang.

Mulai tahun 2002 warung burjo mulai ada dalam database warung makan ku. Waktu itu harga burjo IDR 1.100. Tahun 2008 berkembang menjadi IDR 2.000. Komoditi tambahan berupa nasi telor dan sebangsanya adalah IDR 3.000. Demikian juga dgn mie instant.

Warung burjo sangat populer terutama tengah malam, ujan-ujan ato pada saat kantong lagi tekor. Makan nasi telor, tambah es teh bila perlu gorengan satu aja cukup bwt sekali periode makan...

Next...

1 comment: